Ads 468x60px

Rabu, 26 Januari 2011

APAKAH ANDA TAHU DENGAN PASTI …… BAHWA ANDA AKAN BERSAMA ALLAH DI DALAM SURGA?

Tak seorang pun tahu kapan bagaimana  dia meninggal.
Jika anda meninggal dunia hari ini apakah anda yakin pasti masuk surga?
Banyak orang ragu untuk  menjawabnya.Apapun jawaban anda ada satu pertanyaan lagi yang lebih penting.
“Jika anda meninggal dan ALLAH bertanya : “Mengapa Aku harus mengijinkan engkau masuk SurgaKU?” Apa jawab anda …….
Banyak  orang akan mengatakan :
Kalau kita rajin beribadah, tidak bebuat jahat, melakukan yang baik, mentaati ajaran Agama tentunya dengan semua kebaikan itu kita harap boleh masuk ke SurgaNya.
Tapi pernahkah anda berpikir “Harus sebaik apakah kita, supaya kita layak masuk ke SurgaNya?”

“SURGA atau HIDUP KEKAL adalah Karunia ALLAH”
Itu Seumpama  HADIAH yang tidak layak kita peroleh. Diberikan secara GRATIS tanpa harus membayar dengan apapun baik itu dengan ibadah, perbuatan baik, atau amal kita.
“SURGA atau HIDUP KEKAL juga tidak kita dapat karena usaha atau kita terima sebagai upah karena kita sudah melakukan sesuatu pekerjaan untuk Allah.
“Sebab karena Kasih KArunia kamu diselamatkan oleh iman, itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaan mu ; Jangan ada orang yang memegahkan diri”
Meskipun merupakan hadiah, tapi tidak berarti semua orang memperolehnya.
“Apakah yang Menghalangi kita menerima karunia ini?.............. “DOSA”……….

Semua Manusia adalah Orang Berdosa
Termasuk didalamnya adalah kita

Menurut anda : “Apakah dosa itu?”
Dosa : Pelanggaran terhadap hukum-hukum  Allah  seperti : Membunuh, Berzinah, kemarahan, tipu daya, pikiran njahat, nafsu, tidak melakukan kebaikan, bahkan tidak peduli terhadap Allah itu pun dosa.
Seandainya kita melakukan 3 dosa sehari saja itu berarti dalam satu tahun sudah lebih 1000 dosa dan kalau kita di beri hidup 80 tahun berarti ada 80.000 dosa, dengan dosa sebanyak itu mungkinkah kita layak masuk sorga?
Manusia yang berdosa tidak mungkin dapat menyelamatakan diri sendiri…..
Mungkin kita berpikir harus berusaha bebruat baik supaya kita dapat masuk surge Tapi…….. HARUS SEBAIK APA KITA?
Tuntutan Allah adalah SEMPURNA
Tidak mungkin kita menyajikan telur dadar dari 9 telur yang baik dengan satu telur busuk, meskipun hanya satu yang rusak, itu sudah mencemari semua yang baik.
Demikian juga di hadapan Allah yang sempurna, bahkan hanya dengan satu dosa saja semua kebaikan kita sudah cemar dan tidak layak masuk surge. Jadi semua usaha mustahil, kmaka harus ada cara yang berbeda.
Mari kita lihat bagai mana cara Alla……
Menurut anda : “Bagai Mana Sifat ALLLAH?”
Banyak orang yang salah mengerti. Ada yang menggambarkan Allah seperti Kakek yang hanya menekan kasih tapi mengabaikan keadilan. Sebaliknya ada juga yang menggambarkan Allah seperti Polisi yang hanya menekan keadilan tapi tanpa kasih. Keduanya keliru, yang benar……..

“ALLAH ITU KASIH SEKALIGUS ADIL”
Allah mengasihi mkita dengan kasih yang kekal tapi Allah yang sama adalah Allah yang adil yang tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman.
Bagaimana kasih dan keadilan Allah bertemu?
Ada sebuah kisah nyata……..
Shamila adalah pemimpin kaum revolusioner yang berusaha menggulingkan Kaisar Rusia yang diktaktor. Suatu malam pengawal Shamila melaporkan bahwa ada yang mencuri makanan. Shamila naik pitam karena persediaan makanan mereka sangat terbatas. Maka di umumkan siapapun yang tertangkap basah mencuri makanan akan di cambuki 50 kali di muka um um. Tidak lama setelah itu, pengawalnya melaporkan bahwa pencuri itu sudah tertangkap-namun ternyata pencuri itu tidak lain adalah Ibu Shamila sendiri. Shamila menghadapiu delima! Kalau dia mencambuki ibunya untuk menegakakn keadilannay, ibunya akan mati, namun kalau dia tidak menghukumnya karena kasihnya kepada ibunya, orang tidak akan mengakui nay lagi sebagai pemempin yang adil. Shamila harus tetap menjalankan hukuman demi keadilan. Tapi karena kasihnya dia melepaskan pakaiannya dan memerintahkan pengawalnya untuk mencambuk dia sebagai ganti ibunya.
Anda lihat, hanya dengan cara mengorbankan diri inilah keadilan Shamila dapat ditegakkan dan sekaligus kasih kepada ibunya dibuktikan. Hukuman sudah di jalani, tetapi Shamila sendirilah yang menjalaninya.
Demikian pula yang Allah lakukan : Allah menunjukkan kasih dan keadilannya denag cara mengorbankan DiriNya menjadi manusia didalam Yesus Kristus.
Apa yang Yesus lakukan?”
Yesus disalib untuk menjalani hukuman atas dosa kita. Tetapi Tuhan telah menimpakan kepadaNya(YESUS) kejahatan kita sekalian.
Yesus yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya didalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.
Sebelum mati Yesus mengatakan “ SUDAH SELESAI” artinya  : Seluruh hutnag dosa kita sudah dibayar lunas. Dia mati, dikuburkan, dan bangkit pada hari ketiga, naik kesurga dan menyediakan hadiah hidup kekal/Surga kepada kita secara Cuma-Cuma. Karunia hidup kekal ini dapat diterima dengan iman.

IMAN IBARAT KUNCI
  Ada banyak kunci tapi hanya ada satu kunci yang dapat membuka pintu surge itu : Iman yang menyelamatkan. Iman yang menyelamatkan bukanlah :
Ø  Suatu lompatan dalam gelap, artinya : Kita percaya tanpa tahu apa dan siapa yang kita percaya, atau
Ø  Iman berdasarkan akal saja : yaitu tahu dan setuju pada fakta sejarah tentang Yesus, tapi secara pribadi tidak pernah mengandalkan Yesus untuk memperoleh hidup yang kekal.
Ø  Iman sementara, yaitu mengandalkan Yesus untuk hal-hal sementara, sperti : Keuangan, keluarga, kesehatan dan kebutuhan jasmani. Semuanya itu memang baik dan anda harus percaya kepada Yesus untuk semua hal itu. Tapi ironisnya untuk memperoleh hidup kekal kita justru tidak mengandalkan  Dia tapi mengandalkan usaha, kekuatan dan kebailan kita sendiri.

SEMUA IMAN YANG DEMIKIAN TIDAK MENYELAMATKAN.
“IMAN YANG MENYELAMATKAN ADALAH MENGENAL DAN MENGANDALKAN YESUS SAJA SEBAGAI JURUSELAMAT UNTUK MEMPEROLEH HIDUP  KEKAL.”

Ada seorang pria bernama Blondin yang bisa berjalan diatas kabel melintasi air terjun  Niagara. Setelah beberapa lama, atraksi ini sudah tidak menarik lagi sehingga Blondin menghidupkannya kembali dengan berjalan melintasi kabel sambil mendorong  sebuah kereta dorong bermuatan pasir. Ketika dia berhasil sampai di seberang, para penonton bersorak-sorai. Manajernya berseru kepada penonton, “apakah saudara sekalian percaya dia dapat melintasi kabel ini kembali kesebarang dengan mendorong seorang di dalam kereta?” Penonton serentak berkata” Ya, percaya”. “Baiklah”, kata sang manajer “ Siapa yang bersedia  kedalam kereta itu?”. Akhirnya seorang anak kecil naik keatas kereta dorong dan membiarkan dirinya didorong oleh Blondin menyebrabgi Niagara dan Selamat.Semua orang percaya Blondin bisa mendorong seseorang dengan selamat sampai keseberang, tetapi hanya satu orang yang bersedia  mempercayakan diri sepenuhnya kepadanya.
“Jadi iman yang menyelamatkan bukan hanya sekedar mempercayai Kristus di mulut atau menyetujuinya  secara akal saja, tetapi menyerahkan diri kita sepenuhnya di pegang olehNya  menuju hidup kekal atau surge.
Dan inilah janji Allah yang tidak pernah ingkar  dan gagal – Pasti ditepati.!!!

“AKU BERKATA KEPADAMU : SESUNGGUHNYA BARANGSIAPA PERCAYA, IA MEMPUNYAI HIDUP YANG KEKAL” Yohanes 6:7
Hidup kekal atau keselamatan  kita adalah sekali untuk selamanya.Jaminan keselamatan kita

0 komentar: